Jumat, 08 Juni 2012

Pengertian ANATOMI


Terdiri dari kata ana­ yang berarti atas dan tomien yang berarti memotong. Anatomi berarti memotong dan mengangkat ke atas tubuh bagian makhluk hidup untuk mengetahui dan menyelidiki bagian yang ada di dalamnya.
Anatomi adalah ilmu yang mempelajari tentang nama bagian tubuh dan susunan bagian tubuh itu dari bagian yang satu terhadap yang lain.
- Ilmu urai adalah ilmu yang memisahkan bagian tubuh makhluk hidup.
- Morphologi adalah ilmu yang mempelajari bagian bentuk bangunan makhluk hidup.
- Zootomi adalah anatomi hewan
- Phytotomi adalah anatomi tumbuh-tumbuhan.
- Cara mempelajari anatomi :
1. secara makroskopis (mata biasa)
2. secara mikroskopis (dengan mikroskop)

Dengan mikroskop dapat diketahui tubuh terdiri dari jaringan hingga sel.
Sesuai dengan titik berat dalam mempelajarinya, maka anatomi dapat dipisahkan menjadi :
1. ertologie : yang mempelajari tentang sel
2. hystologie : yang mempelajari tentang jaringan
3. osteologie : yang mempelajari tentang tulang
4. arthrologie : yang mempelajari tentang persendian
5. myologie : yang mempelajari tentang otot
6. neurologie : yang mempelajari tentang syaraf
7. antropologie : yang mempelajari tentang ukuran organ tubuh
Osteologi, arthrologie, dan myologie termasuk dalam kinesiologi (ilmu gerak)
Olahraga berarti melakukan gerak. Hal ini akan menyangkut tulang (pasif), otot (aktif), gerakan (persendian), sylema neuro moscullar (syaraf otot).

Anatomi dalam tinjauannya terdiri atas dua unsur pokok, yaitu :
1. Alat penggerak aktif
a. alat dalam : COR (jantung), Pulmo (Paru-paru)
b. otot (muscullus), urat (tendon), jaringan pengikat (ligamen)
2. Alat penggerak pasif
Tulang (os), tulang-tulang (ossa)

PEMBAGIAN TUBUH MANUSIA
Tubuh dibagi atas 4 bagian pokok, yaitu :
1. Cranium (tulang tengkorak)
2. Sceleton trunchi ( tulang badan)
3. Sceleton extrimitas superior
4. Sceleton extrimitas inferior

SIKAP ANATOMI
Manusia berdiri tegak, pandangan lurus ke depan, kedua tangan di samping badan dengan telapak tangan menghadap ke depan, dan kedua kaki sejajar ke arah muka belakang. Sikap ini ditentukan agar seragam dalam menentukan letak alat tubuh.


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar