Kamis, 12 April 2012

Peran BUMN, BUMD, dan BUMS

Lazimnya perusahaan, dalam menjalankan operasional perusahaan pastilah mempunyai satu tujuan, yaitu memper oleh keuntungan yang ditetapkan. Begitu pula dengan ketiga badan usaha tersebut. BUMN, BUMD, dan BUMS pun mempunyai tujuan yang sama dengan perusahaan secara umum, yaitu laba. Namun, kegiatan BUMN, BUMD, dan BUMS tidak pernah lepas dari pemerintah dan masyarakat. Artinya, BUMN, BUMD, dan BUMS memiliki peran lebih bagi perekonomian nasional. Mengapa? Karena kegiatan masing-masing badan usaha tersebut mendatangkan penerimaan bagi negara. Penerimaan negara ini akan dialokasikan kepada pengeluaran negara. Hal- hal yang terkait dengan penerimaan dan pengeluaran negara diatur dalam APBN. Apakah peran mereka hanya sebatas itu? Tentu saja tidak. peran BUMN, BUMD, dan BUMS berikut ini!

a. Peranan BUMN
1) BUMN memberi pelayanan kebutuhan masyarakat terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Misalnya listrik yang dikelola oleh PT PLN; pelayanan jasa angkutan kereta api PT KAI, minyak dan gas bumi (Pertamina).
2) BUMN dapat mencegah kemungkinan timbulnya monopoli oleh swasta. Selama ini, BUMN masih menikmati kedudukan monopoli di Indone- sia. Di sektor industri pengolahan, antara lain, PT Pusri (pupuk) dan PT Krakatau Steel (baja). Di sektor perhubungan, beberapa BUMN yang besar juga menikmati monopoli yang mutlak di pasaran tempat mereka bergerak, seperti PT (Persero) Garuda Indonesia Airways yang menikmati monopoli dalam penggunaan pesawat jet dalam penerbangan domestik dan PT KAI dalam angkutan kereta api.
3) BUMN sebagai sumber penerimaan negara Sumber penerimaan negara berasal dari pajak.
4) Memperluas lapangan kerja dan mengurangi pengangguran Dengan dibukanya lowongan kerja di beberapa pemerintahan akan tercipta lapangan kerja baru.

b. Peranan BUMS
1) Membantu pemerintah membuka cabang produksi yang tidak ditangani pemerintah Misalnya, perusahaan Bakrie & Brothers berpatungan dengan Bapindo tahun 1981 menghasilkan pipa ukuran besar untuk memenuhi kebutuhan industri perminyakan dan gas, saluran air pipa pancang konstruksi dan sebagainya.
2) Membantu pemerintah dalam ekspor nonmigas Misalnya, perusahaan rokok Gudang Garam, Djarum, Bentoel, dan HM Sampoerna sejak lama sudah berani mendobrak pasar rokok internasional dan berlaga di sana bersama pesaing-pesaing perusahaan rokok MNC.
3) Sebagai partner pemerintah dalam mengelola sumber daya alam Contoh: di bidang perindustrian Freeport Indonesia Incorporated bekerja sama dengan pemerintah mengolah pertambangan emas.
4) Membantu pemerintah menciptakan lapangan kerja Adanya kesempatan kerja bagi masyarakat yang memenuhi syarat penerimaan karyawan.

c. Peranan BUMD
1) Meningkatkan perekonomian dan perkembangan daerah Dari penerimaan pajak daerah setempat akan meningkatkan pendapatan asli daerah.
2) Membantu meningkatkan produksi daerah dan nasional .Misalnya di daerah setempat ada produk unggulan, seperti daerah Solo-Yogyakarta memiliki produk unggulan “BATIK.” Dengan produk unggulan tersebut, daerah Solo-Yogyakarta akan menampakkan ciri khasnya sehingga daerah lain tertarik atau berminat terhadap produk tersebut.
3) Memperluas kesempatan kerja daerah Membuka kesempatan kerja penduduk daerah setempat.
4) Mengusahakan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya Pendapatan yang diperoleh dari sektor pajak digunakan untuk pembangunan daerah setempat misalnya perbaikan jalan raya.

Apabila BUMN, BUMD, dan BUMS dapat dikelola dengan baik, dalam arti manajer mampu melaksanakan fungsi manajemen dengan tepat guna dan berhasil guna maka taraf hidup masyarakat akan meningkat. Dengan demikian, badan usaha mampu memberikan peranan positif bagi perekonomian Indonesia.

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar