Jumat, 27 April 2012

Pengertian ASI


Air Susu Ibu (ASI) adalah air susu yang disekresi oleh kedua payudara ibu, ASI merupakan makanan bayi yang paling baik yang dianugerahkan Tuhan dan menjadi hak setiap anak (Depkes RI, 2001). ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan pada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan tanpa makanan tambahan lainnya. Seperti rekomendasi terbaru UNICEF bersama World Health Assembly (WHA) dan banyak negara lainnya menetapkan jangka waktu pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan. Setelah 6 bulan ia harus mulai dikenalkan dengan makanan padat sedangkan ASI dapat diberikan sampai bayi berusia 2 tahun bahkan lebih (Utami Roesli, 2005).

Komposisi ASI
Perbedaan komposisi dari hari ke hari menurut stadium laktasi adalah sebagai berikut :
a. Kolostrum
Kolostrum merupakan cairan yang pertama kali disekresi oleh payudara dengan volume antara 150-300 ml/24 jam. Cairan kolostrum berwarna kekuning-kuningan dan lebih kental karena banyak mengandung protein dan vitamin A yang tinggi selain itu kolostrum juga mengandung zat kekebalan tubuh yang penting untuk melindungi bayi dari penyakit infeksi. Vitamin yang larut dalam lemak lebih tinggi daripada ASI masa matur. Walaupun jumlah protein sedikit namun sudah memenuhi seluruh kebutuhan gizi bayi. Oleh karena itu kolostrum jangan dibuang tetapi harus diberikan kepada bayi (Soetjiningsih, 1999).
b. ASI masa transisi
ASI yang keluar sejak hari ke tiga hingga hari ke sepuluh sesudah kelahiran yang merupakan peralihan dari kolostrum menuju ASI masa matur. Kadar protein merendah sedangkan kadar lemak dan karbohidrat meningkat. Kadar energi ASI pada masa transisi lebih rendah dibandingkan ASI masa matur yaitu 67 kcal/100 cc (Soetjiningsih, 1999). c. ASI masa matur Merupakan ASI yang disekresi pada hari ke-10 dan seterusnya. Komposisi relatif konstan pada ibu yang sehat dimana produksi ASI cukup, ASI merupakan makanan satu-satunya yang paling baik.


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar