Kamis, 26 April 2012

Pengertian metode diskusi


Sebagaimana telah dijelaskan di atas, metode adalah suatu cara yang sistematis dalam menyampaikan pengetahuan dan fungsinya merupakan alat untuk mencapai tujuan. Sedangkan diskusi berasal dari bahasa Inggris discussion artinya pembicaraan, diskusi, perundingan.

Dalam Bahasa Indonesia, diskusi berarti “pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah. Dengan demikian dari segi bahasa metode diskusi dapat diartikan sebagai suatu cara untuk membahas dan mengatasi suatu masalah dengan jalan bertukar pikiran, berunding atau bermusyawarah.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai pengertian diskusi sebagai salah satu metode pengajaran, berikut dikemukakan beberapa pendapat ahli: Abu Ahmadi mengemukakan: Diskusi ialah suatu kegiatan kelompok dalam memecahkan masalah untuk mengambil kesimpulan. Diskusi tidak sama dengan berdebat. Diskusi selalu diarahkan kepada pemecahan masalah yang menimbulkan berbagai macam pendapat dan akhirnya timbul suatu kesimpulan yang dapat diterima oleh anggota dalam kelompoknya.Sedangkan Roestiyah NK menerangkan: Metode diskusi adalah salah satu metode belajar mengajar yang dilakukan oleh seorang guru di sekolah. Di dalam diskusi ini proses interaksi antar dua atau lebih individu yang terlibat saling tukar menukar pengalaman, informasi, memecahkan masalah dapat terjadi juga. Semuanya aktif tidak ada yang pasif atau sebagai pendengar saja.

Dari beberapa pendapat di atas dapat dipahami bahwa diskusi merupakan metode belajar mengajar yang berisi interaksi antara guru dan siswa atau sesama siswa dalam memahami, membahas dan memecahkan suatu masalah yang memerlukan pemikiran dan pendapat serta tinjauan dari berbagai pihak (guru dan siswa).

Metode diskusi ini berbeda dengan metode tanya jawab, sebab dalam metode tanya jawab dapat diselesaikan dengan satu jawaban saja, sedangkan dalam diskusi diperlukan banyak jawaban yang sama-sama mencoba memperlihatkan kebenaran. Di samping itu, kedudukan setiap siswa dalam diskusi mempunyai kesempatan yang sama untuk bertanya, menjawab dan memberikan tanggapan terhadap permasalahan yang dibahas. Berkaitan dengan hal ini Hadari Nawawi menerangkan: Ciri-ciri khusus metode ini (diskusi) yang sekaligus membedakannya
dengan metode tanya jawab yang terletak pada sifat pertanyaan dan jawabannya. Pertanyaan diskusi mengandung masalah, sehingga tidak dapat diselesaikan hanya dengan satu jawaban saja. Jawaban yang terdiri dari berbagai kemungkinan (alternatif), memerlukan pemikiran yang saling menunjang dari peserta diskusi, untuk sampai pada jawaban akhir yang disetujui sebagai jawaban yang paling benar atau terbaik.

Jadi, metode diskusi ini dilihat dari segi agama sama dengan musyawarah, yaitu bertukar pikiran untuk mencari kebenaran dengan mengumpulkan berbagai pendapat yang berbeda dari berbagai pihak, kemudian dipilih pendapat yang paling benar dan tepat.


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar