Senin, 07 Mei 2012

Pengertian Kelompok Bermain


Kelompok bermain adalah salah satu bentuk layanan pendidikan bagi anak usia tiga sampai enam tahun yang berfungsi untuk meletakkan dasar-dasar ke arah perkembangan, sikap, pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan bagi anak usia dini dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya, sehingga siap memasuki pendidikan dasar (Direktorat PADU, Menu Pembelajaran Generik, 2002 : 3).

Sementara itu, Winn dan Porcher dalam Aini (1999 : 31) memberikan pengertian bahwa kelompok bermain sebagai kegiatan bermain yang teratur dari kelompok anak-anak usia prasekolah. Kelompok bermain lebih popular disebut dengan istilah play group merupakan lembaga pendidikan luar sekolah yang relatif masih baru, yang lahir dari pemikiran ahli neurologi bahwa pada usia prasekolah mutlak diperlukan sejumlah kegiatan dalam bentuk permainan yang bersifat edukatif, psikomotorik, emosi, sosial, afektif.

Pada kelompok bermain, anak bukan semata-mata bermain tetapi di dalamnya terdapat kegiatan bermain sambil belajar. Pendidikan dini bagi anak-anak usia prasekolah (0 - 6 tahun) merupakan hal yang sangat penting karena pada usia dini merupakan masa membentuk dasar- dasar kepribadian manusia, kemampuan berpikir, kecerdasan maupun kemampuan bersosialisasi. Pada dasarnya dunia anak adalah dunia fundamental dari perkembangan manusia menuju manusia dewasa yang sempurna.

Fungsi Kelompok Bermain
Fungsi kelompok bermain menurut Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (2001 : 2) adalah “Sebagai salah satu bentuk pendid ikan prasekolah dengan mengutamakan kegiatan bermain dengan menerapkan sistem bermain sambil belajar secara individual dan kelompok melalui kegiatan aktif”.

Kelompok bermain menurut BPKB Jayagiri (1994, : 13) merupakan wahana pembinaan anak usia 3 – 6 tahun yang memilik i fungsi sebagai berikut :
a. Pengganti sementara peranan orang tua dalam mendidik anaknya. Pada saat ini dimana orang tua sibuk termasuk ibu maka mereka menyerahkan pendidikan anaknya pada kelompok bermain, karena kelompok bermain merupakan kegiatan yang terorganisir sehingga dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan anak.
b. Sebagai tempat kegiatan bermain bagi anak usia 3 – 6 tahun. Kegiatan bermain dilakukan secara bersama-sama atau berkelompok di bawah bimbingan atau pengawasan pengasuh yang memahami sifat, karakter, kebutuhan dan menguasai teknis bermain bagi anak 3 – 6 tahun. Kelompok bermain merupakan tempat bermain bagi anak yang merasa kesepian dan jenuh di rumah sendirian, karena anak merasa perlu mempunyai teman yang dapat diajak bermain dalam suasana gembira.
c. Sebagai lembaga pendidikan prasekolah untuk mempersiapkan anak memasuki pendidikan selanjutnya. Diharapkan pada lembaga pendidikan prasekolah seperti kelompok bermain, anak terbiasa berhadapan dengan lingkungan pergaulan yang lebih luas di luar lingkungan keluarga. Hal ini mengakibatkan anak-anak yang mengikuti pendidikan pada kelompok bermain lebih siap menyesuaikan diri dalam mengikuti pendidikan selanjutnya. d. Membantu perkembangan anak secara menyeluruh. Pada kelompok bermain, anak diberikan sejumlah stimulasi dalam rangka pengembangan kognitif, psikomotorik, afektif dan sosial.

Sumber:  UPI

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar