

a. Menyetek
Sebelum mempraktekan teknis menyetek tanaman, perlu disadari bahwa setiap jenis tanaman dapat dengan mudah disetek.
Dikenal 3 jenis setek, yaitu:
1. Setek lunak dan setengah lunak
2. Setek keras
3. Setek daun
b. Cangkok
Untuk mencangkok, dipilihlah dahan minimal sebesar pensil atau ibu jari, dan kulitnya mudah dikelupas (tidak lengket).
Teknik mencangkok
1. Kupas kulit dahan selebar 3-5 cm
2. Buang lendirnya dengan mengerok atau melap dengan kain yang kering
3. Biarkan 3-4 hari
4. Kemudian tutup lukanya dengan mos yang dibasahi atau campuran antara tanah dan remah dengan kompos yang tua dengan perbandingan 1:1
5. Balut mos atau tanah dengan lembaran plastik, dan ikat baik-baik di bagian atas dan bawah
6. Dengan jarum lembaran plastik dilubangi agar sirkulasi udara dapat berlangsung.
c. Membuat Okulasi
Bagi yang telah biasa menanam satu jenis pohon misalnya buah-buahan dalam bentuk okulasi untuk dijadikan bonsai, tidak merupakan suatu problem yang pelit. Tapi tidak demikian halnya bagi seorang pendatang baru, yang ingin menyibukkan diri dalam seni bonsai dan harus didahului dengan membuat okulasi sendiri.
Bibit okulasi terdiri dari 2 (dua) bagian ialah :
1. Batang bawah (onderstam)
2. Batang atas (entrijs)
Langkah-langkah dalam perokulasian:
1. Batang pokok bersihkan 15 cm di atas tanah
2. Sayat kulit 10 cm dari atas tanah selebar 8 mm, dengan membuat keratan di bagian atas dan kanan kiri menurun ± 4 cm panjang
3. Tarik kulit ke bawah, sehingga merupakan lidah, kemudian potong separuhnya
4. Sayat mata dari dahan entrijs, dengan kayunya sedikit dari bawah ke atas, panjang ± 4 cm di atas mata yang merata, sehingga pas betul menempel pada keratan pohon pokok
5. Angket kayu perlahan-lahan tanpa merusak matanya
6. Kulit yang bermata, masukkan antara kayu dan kulit lidah batang pokok, yang telah dibuka, dan tempelkan kembali, usahakan matanya tidak tertutup
7. Balut dengan tali raffia yang erat
Artikel Terkait:
Environmental
- PENGERTIAN KONSERVASI
- Pengertian Konservasi Tanah
- Munculnya Kesadaran Lingkungan
- Perubahan Iklim
- Mengembangkan Paham yang tepat tentang lingkungan
- Ekosentrisme
- Surfaktan
- Sumber Sampah
- Pengertian Efek Rumah Kaca
- Dampak Sampah terhadap Manusia dan Lingkungan
- Revolusi Hijau
- Anemometer
- Parameter Kualitas Air
- Sedimentasi
- Penyebab Terjadinya Kerusakan Alam
- Konsep Keanekaragaman Hayati
- Dampak Polusi Terhadap Kesehatan Manusia dan Lingkungan
- Sebab-sebab erosi (Pengikisan)
- Peranan Ekologi Bagi Manusia
- FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA EROSI
- Sumber Energi Tak Terbarui
- Sumber Energi Terbarui
- Ekosistem Karst/ Gua kapur
- Ekosistem Pegunungan
Biologi
- Pengertian ANATOMI
- Mikroorganisme penghasil mikoprotein
- Organisme Laut dan Pemanfaatannya
- Spermatogenesis
- Respon Imunitas Humoral
- Jenis Gangguan penglihatan
- Pengertian Bakteri
- Bayi Tabung
- Vakuola
- Mikrofilamen
- Mikrotubulus
- Peroksisom
- Lisosom
- Badan golgi
- Retikulum endoplasma (RE)
- Ribosom
- Mitokondria
- Nukleus
- Bioteknologi dan Peranannya
- Mikroorganisme Penghasil Protein Sel Tunggal
- Pengaturan Kadar Glukosa
- Produksi Trombosit
- Mikroorganisme penghasil antibiotik
- Pembuluh darah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar