Anda tentu masih ingat, pada kegiatan sebelumnya Anda telah
mempelajari berbagai mineral perairan laut dan manfaatnya, sekarang pembahasan
kita lanjutkan tentang organisme laut dan pemanfaatannya. Banyak organisme yang
terdapat di laut, namun pada kegiatan ini kita batasi untuk mengupas organisme
laut jenis Plankton, Nekton dan Bentos.
a. Plankton
Plankton terdiri dari dua jenis yaitu fitoplankton (golongan
tumbuh-tumbuhan) dan zooplankton (golongan hewan).
1) Fitoplankton, adalah tumbuh-tumbuhan air yang berukuran kecil, ia
melayang- layang di air dan merupakan organisme laut yang menjadi makanan utama
bagi ikan-ikan laut berukuran sedang dan kecil. Ia mampu memproduksi makanannya
sendiri melalui proses fotosintesis. Contoh plankton ini yaitu Alga merah
banyak terdapat di Laut Merah, Alga biru banyak terdapat di Laut Tropik, Dinophysis,
Navicula dan lain-lain.
2) Zooplankton, adalah sebuah koloni (kelompok) yang terdiri dari
berbagai-jenis hewan kecil yang sangat banyak jumlahnya. Contoh zooplankton
misalnya Cope- poda, Tomopteris, Arrow Wori, Jelly Fish (ubur-ubur) dan
Crustace.
Di samping menjadi makanan utama ikan, tumpukan bangkai plankton di
laut dangkal juga merupakan bahan dasar bagi terbentuknya mineral laut seperti
gas dan minyak bumi setelah mengalami proses panjang dalam jangka waktu ribuan
bahkan jutaan tahun.
b. Nekton
Nekton adalah hewan-hewan laut yang dapat bergerak sendiri ke sana ke
mari seperti ikan-ikan laut, reptil laut, mamalia laut, cumi-cumi dan
lain-lain. Nekton merupakan organisme laut yang sangat bermanfaat bagi manusia
terutama untuk perbaikan gizi dan peningkatan ekonomi. Tumpukan bangkai nekton
merupakan bahan dasar bagi terbentuknya mineral laut seperti gas dan minyak
bumi setelah mengalami proses panjang dalam jangka waktu ribuan bahkan jutaan
tahun.
c. Bentos
Bentos adalah organisme yang hidup di dasar laut baik yang menempel
pada pasir maupun lumpur. Beberapa contoh bentos antara lain kerang, bulu babi,
bintang laut, cambuk laut, terumbu karang dan lain-lain.
Tubuh bentos banyak mengandung mineral kapur. Batu-batu karang yang
biasa kita lihat di pantai merupakan sisa-sisa rumah atau kerangka bentos. Jika
timbunannya sangat banyak rumah-rumah binatang karang ini akan membentuk Gosong
Karang, yaitu dataran di pantai yang terdiri dari batu karang. Selain Gosong Karang
ada juga Atol, yaitu pulau karang yang berbentuk cincin atau bulan sabit.
Batu-batu karang yang dihasilkan oleh bentos dapat dimanfaatkan untuk
keperluan penelitian, rekreasi, sebagai bahan bangunan dan lain-lain. Sedangkan
zat kimia yang terkandung dalam tubuh bentos bisa dimanfaatkan sebagai bahan
untuk permbuatan obat dan kosmetika.
Artikel Terkait:
Biologi
- Pengertian ANATOMI
- Setek, Cangkok Dan Okulasi
- Mikroorganisme penghasil mikoprotein
- Spermatogenesis
- Respon Imunitas Humoral
- Jenis Gangguan penglihatan
- Pengertian Bakteri
- Bayi Tabung
- Vakuola
- Mikrofilamen
- Mikrotubulus
- Peroksisom
- Lisosom
- Badan golgi
- Retikulum endoplasma (RE)
- Ribosom
- Mitokondria
- Nukleus
- Bioteknologi dan Peranannya
- Mikroorganisme Penghasil Protein Sel Tunggal
- Pengaturan Kadar Glukosa
- Produksi Trombosit
- Mikroorganisme penghasil antibiotik
- Pembuluh darah
Geografi
- Tektonisme
- Pengertian Pneumatik
- Pengertian Efek Rumah Kaca
- Pantai dan Pesisir
- Fenomena gempa
- Bentuk-bentuk penggunaan lahan pertanian
- Pengertian Litosfer
- PERAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI PENGANGGURAN
- CARA-CARA MENGATASI PENGANGGURAN
- DAMPAK PENGANGGURAN
- HUBUNGAN JUMLAH PENDUDUK, ANGKATAN KERJA, KESEMPATAN KERJA, DAN PENGANGGURAN
- HAKEKAT PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN CIRI-CIRINYA
- Pengertian, Jenis, dan Faktor-Faktor Migrasi
- Pertumbuhan Penduduk Migrasi
- Pertumbuhan Penduduk Alami
- Letak Laut
- Pelapukan Fisik
- Fungsi Atmosfer Bumi
- Sifat Atmosfer Bumi
- Anemometer
- Bagian-bagian Peta
- Fungsi organisasi internasional
- Definisi ekosistem
- Definisi Kota
Tidak ada komentar:
Posting Komentar