Jumat, 11 Mei 2012

Contoh Pasar Tenaga Kerja

Pasar tenaga kerja sebagai media yang mempertemukan antara pihak yang mencari pekerjaan dengan pihak yang memerlukan tenaga kerja. Di Indonesia banyak pihak yang mencoba menjembatani pertemuan antara dua pihak di atas. Ada Departemen Tenaga Kerja, ada lembaga swasta seperti Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PPTKI), ada bursa kerja semua dimaksudkan untuk mengkoordinir pertemuan antara pencari kerja dengan organisasi/lembaga-lembaga yang membutuhkan tenaga kerja.

Contoh kongkrit pasar ini adalah dapat tersebarnya informasi lowongan kerja di suatu institusi atau lembaga membutuhkan tenaga kerja dan informasi itu dapat diketahui oleh pihak-pihak yang mencari kerja. Saat ini banyak sekali media yang dapat digunakan untuk penyampaian informasi antara lain:
a. Publikasi atau iklan melalui media cetak maupun elektronik seperti koran, majalah, Radio, Televisi, internet dan lain-lain.
b. Jalinan/kontak langsung antara perusahaan sebagai peminta/pemakai tenaga kerja dengan institusi perguruan tinggi/sekolah/lembaga- lembaga penghasil tenaga kerja.
c. Lembaga-lembaga penyaluran tenaga kerja atau bursa kerja swasta
d. Lingkungan internal perusahaan, melalui karyawan yang sudah ada.
e. Lembaga-lembaga konsultan/biro professional.
f. Jaringan serikat pekerja.
g. Institusi resmi pemerintah melalui Depnaker.

Dalam pasar kerja, peran informasi menjadi sedemikian penting dalam mempertemukan, antara pihak pencari kerja dan pihak yang membutuhkan tenaga kerja. Sedangkan pihak-pihak yang berperan bisa dari pengusaha, pencari kerja, lembaga perantara, pemerintah. Di sisi lain bertemunya permintaan tenaga kerja dan penawaran tenaga kerja akan membentuk harga tenaga kerja/tingkat upah dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi penawaran maupun permintaan tenaga kerja. Penawaran tenaga kerja sangat dipengaruhi oleh jumlah penduduk, struktur penduduk menurut umur, tingkat pendidikan, tingkat upah dan lainnya. Untuk permintaan tenaga kerja juga dapat dipengaruhi oleh tingkat produksi, tingkat kemajuan teknologi, tingkat upah, kualitas tenaga kerja dan lainnya. Di era IT (Information Technology) seperti saat sekarang ini perlu kita ketahui bahwa pasar tenaga kerja baik permintaan maupun penawaran tidak lagi terbatas pada lingkup negara tertentu saja, tetapi sudah menjangkau antar negara.

BSE

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar