Rabu, 09 Mei 2012

Media Komunikasi


Media yang disebut disini adalah alat yang digunakan untuk memindahkan pesan dari sumber kepada penerima. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Dedy Mulyana, MA, Ph.D (2003 : 63) bahwa “Saluran atau m edia yakni alat atau wahana yang digunakan sumber untuk menyampaikan pesannya kepada penerima”. Permyataan diatas sependapat dengan pend apat yang dikemukakan oleh O. U. Effendy bahwa “Media adalah saluran komu nikasi tempat berlalunya pesan dari komunikator kepada komunikan”.

Saluran atau media boleh jadi merujuk pada bentuk pesan yang disampaikan kepada penerima. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Dedy Mulyana, MA, Ph.D (2003 : 64) bahwa : Saluran media merujuk pada cara penyajian pesan apakah langsung (tatap muka) atau lewat media cetak (surat kabar, majalah, atau media elektronik) surat pribadi, telepon, selebaran, overhead projector (OHP). System suara (Sound System) multimedia, semua itu dapat dikategorikan sebagai saluran atau media komunikasi. Pengirim pesan akan memilih saluran-saluran itu, bergantung pada situasi, tujuan yang hendak dicapai dan jumlah pesan yang dihadapi. Dalam berkomunikasi, sumber harus memilih satu media atau saluran. Memlih yang terbaik atau mengkombinasikannya itu merupakan proses yang rumit. Banyak hal yang menentukan pemilihan media. Untuk mencapai sasaran komunikasi kita dapat memilih salah satu atau gabungan dari beberapa media, bergantung pada tujuan yang akan dicapai, pesan yang akan disampaikan, dan teknik yang dipergunakan. Mana yang terbaik dari sekian banyak media komunikasi itu tidak dapat ditegaskan dengan pasti sebab masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Sebagaimana yang dikemukakan Abdillah Hanafi (1984 : 207) pemilihan media dibatasi dengan :
a. Media apa yang ada
b. Berapa banyak kita punya uang
c. Apakah media yang disukai sumber
d. Media mana yang paling banyak penerimanya
e. Media mana yang paling besar pengaruh atau dampaknya
f. Media mana yang paling cocok dengan tujuan sumber
g. Media mana yang paling cocok dengan isi pesan

Hafied Cangara (2005 : 119) menggolongkan media atas empat macam, yaitu :
a. Media Antarpribadi
Untuk hubungan perorangan (antarpribadi) maka media yang tepat digunakan ialah kurir, buku tugas, surat dan telepon. Kurir banyak digunakan oleh orang dahulu kala untuk menyampaikan pesan. Didaerah-daerah pedalaman pemakaian kurir sebagai saluran komunikasi masih bisa ditemukan, misalnya melalui orang berkunjung kepasar pada hari-hari tertentu, sopir oto yang dititipi pesan, pedagang antarkampung dan sebagainya. Buku tugas adalah media komunikasi antarpribadi yang harus dikerjakan oleh seseorang sebagai sumber untuk dikirimkan secara teratur kepada penerima. Buku tugas dapat menampung pesan-pesan yang sifatnya umum Surat adalah media komunikasi antarpribadi yang makin banyak digunakan, terutama dengan semakin meningkatnya sarana pos serta semakin banyak penduduk yang dapat menulis dan membaca. Surat dapat menampung pesan-pesan yang sifatnya pribadi, tertutup dan tidak terbatas ruang dan waktu. Media komunikasi lainya adalah telepon. Telepon semakin banyak digunakan di Indonesia, bukan saja untuk kepentingan komunikasi yang bersifat pribadi tetapi juga untuk kepentingan bisnis dan pemerintahan.
b. Media Kelompok
Dalam aktivitas komunikasi yang melibatkan lebih dari 15 orang, maka media komunkasi yang banyak digunakan adalah media kelompok, misalnya, rapat, seminar dan konperensi. Rapat biasanya digunakan untuk membicarakan hal-hal penting yang dihadpi oleh suatu organisasi. Seminar adalah media komunikasi kelompok yang bisa dihadiri oleh khalayak tidak lebih dari 150 orang. Tujuannya ialah membicarakan suatu masalah dengan menampilkan pembicara kemudian meminta pendapat atau tanggapan dari peserta seminar yang biasa dari kalangan pakar sebagai narasumber dan pemerhati dalam bidang itu. Konperensi adalah media komunikasi kelompok yang biasanya dihadiri oleh anggota dan pengurus dari organisasi tertentu. Media kelompok masih banyak ditemukan dalam masyarakat dengan pemakaian banyak nama.
c. Media publik
Apabila khalayak sudah lebih dari 200-an orang, maka media komunikasi yang digunakan biasanya disebut media publik, misalnya rapat akbar, rapat raksasa dan semacamnya.
d. Media Massa
Jika khalayak tersebar tanpa diketahui di mana mereka berada, maka biasanya digunakan media massa. Media massa adalah alat yang digunakan dalam penyampaian pesan dari sumber kepada khalayak (penerima) dengan menggunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio dan televisi.

Sumber: upi

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar