Senin, 07 Mei 2012

Biaya Tenaga Kerja Langsung


Seperti halnya biaya bahan baku, umumnya biaya tenaga kerja langsung diperlakukan sebagai elemen biaya variabel. Sehingga dalam konsep penentuan harga pokok variabel, biaya tenaga kerja langsung adalah elemen biaya produksi.

Sebenarnya perlu penganalisaan terlebih dahulu dalam penentuan apakah biaya tenaga kerja langsung merupakan elemen biaya tetap atau elemen biaya variabel, dalam hal ini tergantung pada sistem penggantian perusahaan yang dapat diselaraskan sebagai berikut :
1). Sistem upah perpotong ( buah ) produk
Pada sistem ini besarnya upah tenaga kerja langsung ditentukan dari jumlah produk yang dihasilkan dikalikan tarif upah perpotong atau perbuah, semakin besar jumlah produk yang dihasilkan semakin besar pula upah tenaga kerja langsung.
2). Sistam upah jam kerja langsung
Pada sistem ini besarnya upah tenaga kerja langsung ditentukan dari jumlah jam kerja yang terjadi dikalikan upah perjam kerja, semakin besar jam kerja berarti mengakibatkan semakin besar pula upah tenaga kerja langsung.

Upah langsung dalam biaya tenaga kerja langsung menggambarkan suatu jumlah biaya upah yang dibayarkan kepada karyawan yang secara nyata terlibat dalam proses pengolahan bahan baku menjadi barang jadi.

Menurut Supriyono ( 2004 : 20 ) : Biaya tenaga kerja langsung adalah balas jasa yang diberikan kepada karyawan pabrik yang manfaatnya dapat diidentifikasikan atau diikuti jejaknya pada produk tertentu yang dihasilkan perusahaan.

Sedangkan Sunarto ( 2002 : 5 ) mengatakan bahwa : “biaya tenaga kerja langsung adalah biaya yang timbul karena pemakaian tenaga kerja yang dipergunakan untuk mengolah bahan menjadi barang jadi. Biaya tenaga kerja langsung merupakan gaji dan upah yang diberikan kepada tenaga kerja yang terlibat langsung dalam pengolahan barang.”
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa biaya tenaga kerja langsung adalah biaya yang dibayarkan kepada pekerja yang jasanya dapat diperhitungkan langsung dalam pembuatan produk tertentu dan dapat di telusuri langsung terhadap produk misalnya upah mandor pengawas, dan upah pekerja. Dalam hubungannya dengan volume produksi, biaya upah langsung tergolong biaya variabel sama seperti biaya bahan, biaya ini akan berubah bila volume produksi berubah.

Sumber: UPN

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar