Selasa, 08 Mei 2012

Manfaat Media Pembelajaran


Media pembelajaran merupakan media yang digunakan dalam pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran dapat memberikan rangsangan pada siswa dalam proses belajar, sehingga dapat mempertinggi kualitas belajar mengajar dan dapat mempertinggi hasil belajar siswa. Seperti yang dijelaskan oleh Sudjana dan Rivai (2005: 2) bahwa “media pengajaran dapat mempertingg i proses belajar siswa dalam pengajaran yang pada gilirannya diharapkan dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapainya”.

Susilana dan Riyana (2008: 10) mengemukakan bahwa media pembelajaran ini juga memiliki nilai dan manfaat sebagai berikut:
1. Membuat konkrit konsep-konsep yang abstrak.
2. Menghadirkan objek-objek yang terlalu berbahaya atau sukar didapat ke dalam lingkungan belajar.
3. Menampilkan objek yang terlalu besar atau kecil.
4. Memperlihatkan gerakan yang terlalu cepat atau lambat.

Konsep-konsep yang sulit dijelaskan secara langsung, seperti peredaran darah, dan arus listrik dapat disederhanakan dengan menggunakan media gambar atau bagan. Objek yang terlalu besar dapat digantikan oleh gambar, foto, dan model, sedangkan objek yang terlalu kecil dapat disajikan dengan bantuan mikroskop, dan gambar. Peristiwa yang terjadi pada masa lalu dapat ditampilkan melalui rekaman video, sedangkan peristiwa alam seperti letusan gunung berapi dapat disajikan dalam bentuk video, film, atau simulasi komputer. Gerakan yang terlalu cepat, seperti lintasan peluru dapat diperlambat dengan menggunakan media film. Media pembelajaran dapat bermanfaat dalam proses belajar mengajar yaitu media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan, menarik perhatian siswa, meningkatkan proses dan hasil belajar, menimbulkan motivasi belajar, mengatasi keterbatasan indera, ruang, dan waktu, dan memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa.

Manfaat dari media pengajaran dalam proses belajar siswa, yaitu pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa, bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya, metode mengajar akan lebih bervariasi, dan siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar (Sudjana dan Rivai, 2005: 2). Media pembelajaran dapat membangkitkan motivasi dan minat siswa, meningkatkan pemahaman, menyajikan data dengan menarik, memudahkan penafsiran data, dan memadatkan informasi. Selain itu, media dapat dimanfaatkan sebagai alat komunikasi dalam proses belajar mengajar agar pesan yang disampaikan oleh guru mudah untuk dipahami. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Sadiman, dkk. (2009: 11-12) yaitu “proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah proses komunikasi, yaitu proses penyampaian pesan dari sumber pesan melalui saluran/media tertentu ke penerima pesan”.

Komponen-komponen proses komunikasi terdiri dari pesan, sumber pesan, saluran atau media, dan penerima pesan. Pesan yang akan dikomunikasikan adalah isi ajaran, sedangkan sumber pesannya yaitu guru, siswa, orang lain, penulis buku, dan prosedur media. Salurannya adalah media pendidikan dan penerima pesannya adalah siswa. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses belajar mengajar yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar.

Sumber: UPI

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar