Jumat, 04 Mei 2012

Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI)

Kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan untuk mencapai kemerdekaan, mulai oleh tokoh-tokoh pergerakan nasional. Atas prakarsa Ir. Soekarno (PNI) dan dr. Sukiman (SI) yang tergabung dalam Komite Persatuan Indonesia maka pada tanggal 17 Desember 1927 lahirlah Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia ( PPPKI) di Bandung. PPPKI merupakan federasi (gabungan) dari berbagai macam organisasi. Organisasi yang tergabung dalam PPPKI, antara lain PNI, SI, BU, Pasundan, Sumatramen Bond, Kaum Betawi, Indonesische Studie Club, dan Algemene Studie Club. Tujuan PPPKI adalah sebagai berikut.
a. Untuk menyamakan arah aksi kebangsaan dari berbagai organisasi atau perkumpulan.
b. Menghindari perselisihan antaranggota yang hanya akan melemahkan dan merugikan perjuangan.
c. Memperkuat dan memperbaiki organisasi serta melakukan kerja sama dalam perjuangan.

Pada tahun 1933 Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia diubah namanya menjadi Persatuan Perhimpunan-Perhim- punan Politik Kemerdekaan Indonesia. Dengan terbentuknya PPPKI ini diha- rapkan akan terjadi interaksi ke arah persatuan antaranggota berbagai jenis organisasi dengan ideologi, asas, atau dasar, tujuan, haluan dan sikap yang berbeda. Itulah sebabnya perselisihan-perselisihan tidak dapat dihindarkan. PPPKI kemudian tidak mempunyai kekuasaan sehingga banyak organisasi yang keluar dan akhirnya bubar ( 1935).


BSE

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar