Selasa, 01 Mei 2012

Anak Usia Pra Sekolah


Pengertian dan batasan anak usia pra sekolah
Tanggong (1992 : 11) mengemukakan bahwa anak usia pra sekolah adalah anak yang belum memasuki sekolah formal. Yang dimaksud sekolah formal disini adalah Sekolah Dasar. Dapat dikatakan bahwa anak usia pra sekolah adalah anak yang belum memasuki usia Sekolah Dasar, pada umumnya usia Sekolah Dasar adalah antara 6–7 tahun. Sehingga anak yang berada pada Play Group (PADU) dan Taman Kanak-Kanak belum dapat dikatagorikan anak usia sekolah namun terkatagorikan sebagai anak usia pra Sekolah.

Perkembangan anak usia pra sekolah
Dalam lima tahun pertama yang disebut The Golden Years. Dalam usia ini anak mengalami kecepatan kemajuan yang menakjubkan. Tidak hanya fisik tetapi juga secara sosial dan emosional. Ia bukan seorang bayi lagi, ia adalah “aku” yang sedang dalam proses awal mencari jati dirinya. Ia sudah menjadi cikal bakal manusia dewasa. Ia sulit diatur, ia mulai sadar bahwa dirinya juga manusia yang mandiri, lantas ingin menunjukkan “keakuannya”. (Hurlock 1996 : 108 – 109)

Selain mengalami perkembangan yang dikemukakan di atas, anak pra sekolah juga melalui beberapa tugas perkembangan, yaitu:
a. Anak sudah mulai membedakan jenis kelamin. Anak mulai belajar mengerti mengenai penampilan seks yang benar dan mengerti tentang perilaku seks yang benar.
b. Anak mencapai stabilitas fisiologis.

Anak sudah dapat membentuk konsep sederhana mengenai kenyataan sosiologis dan fisiologis yang ditandai dengan:
1) anak mulai belajar tentang pengertian benar dan salah
2) belajar berhubungan secara emosional dengan orang tua, saudara kandung dan orang lain
3) belajar kecakapan fisik yang diperlukan untuk permainan anak-anak
4) belajar bergaul dengan teman sebayanya.

Selain daripada itu ada ciri khas pada masa kanak-kanak awal yang dapat diuraikan sebagai berikut :
1) masa kanak-kanak awal merupakan “Preschool Age”. Masa ini adalah masa anak sebelum anak masuk pendidikan formal.
2) masa kanak-kanak awal adalah masa “Pregang Age”. Masa ini anak belajar dasar-dasar dari tingkah laku untuk mempersiapkan dirinya bagi kehidupan bersama.
3) masa kanak-kanak awal adalah masa “Hunter Age”. Masa ini anak senang menyelidiki dan ingin tahu apa yang ada disekitarnya.
4) masa kanak-kanak awal adalah “Problem Age”. Anak menunjukkan banyak problem tingkah laku yang harus diperhatikan oleh orang tua.

Sumber: Damandiri

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar