Selasa, 24 April 2012

Awal Kedatangan Kolonial Eropa


Proses kolonialisme dan imperialisme yang terjadi di Asia, khususnya di Indonesia dipelopori oleh oleh Portugis dan Spanyol, disusul oleh Belanda, Inggris, dan Perancis. Negara-negara tersebut mengirimkan para penjelajahnya untuk mengarungi samudera dan mencari jalan menuju ke Dunia Timur yang terkenal itu.

Dalam penjelajahan tersebut Portugis mengirimkan
1. Bartholomeu Dias (1487-1488) yang berhasil sampai ke ujung selatan Afrika yang disebut Tanjung Pengharapan (Cape of Good Hope),
2. Vasco da Gama (1497-1498) yang bertolak dari Lisabon menuju Kepulauan Tanjung Varde dan akhirnya tiba di Tanjung Pengharapan tahun 1497, dan tahun 1498 mendarat di di Kalikut, pantai Malabar India,
3. Alfonso d’Albuquerque (1510-1515) yang berhasil menaklukan Goa di pantai barat India pada 1510 dan Malaka (1511). Dari Malaka ia meneruskan penguasaan atas Myanmar (Burma). Dari Myanmar inilah ia menjalin hubungan dagang dengan Maluku.

Spanyol sesuai dengan Perjanjian Tordesillasmelakukan penjelajahan samudera ke Dunia Timur. Berikut ini para penjelajah Spanyol.
1. Ferdinand Magelhaens (1480-1521) yang dibantu oleh Kapten Juan Sebastian del Cano dan Pigafetta mulai berlayar ke arah Barat-daya dengan mengikuti rute Christopher Columbus. Magelhaens tiba di Kepulauan Filipina pada tahun 1521 setelah melintasi Samudera Atlantik terus ke ujung selatan Amerika. Magelhaens tewas di Filipina karena dibunuh oleh Suku Mactan,
2. Juan Sebastian del Cano yang mendampingi Magelhaens melanjutkan perjalanan dari Filipina ke Indonesia. Pada tahun 1522 ia sampai di Maluku. Kedatangan rombongan Spanyol ini menimbulkan pertentangan dengan Portugis yang dianggap telah melanggar Perjanjian Tordesillas. Pertentangan di antara mereka berakhir setelah dibuat Perjanjian Saragosa (1534) yang memutuskan kesepakatan batas daerah kekuasan. Portugis tetap di Maluku, dan Spanyol di Filipina.

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar