Rabu, 04 April 2012

Kromoplas

Kromoplas adalah plastida yang menghasilkan warna non fotosintesis atau warna selain hijau. Warna kuning, merah, atau merah bata pada kromoplas disebabkan oleh kandungan karotenoidnya. Yang penting dalam diferensiasi kromoplas adalah sintesis dan penempatan kromolas banyak ditemukan pada mahkota bunga, buah masak, dan beberapa akar. Bentuk dan ukuran kromoplas sangat besar.

Kromoplas sering kali merupakan turunan dari kloroplas, tetapi dapat juga berkembang secara langsung dari proplastida. Diferensiasi kromoplas meliputi sintesis pigmen karotenoid. Pigmen ini mungkin disimpan dalam gelembung lemak (misalnya dalam mahkota bunga Ranuculus repens dan buah citrus yang kuning) atau dalam benang protein, misalnya dalam buah capisum yang merah.

Pada akar wortel, karoten berbentuk kristal yang dikelilingi oleh selubung lipoprotein. Pada buah tomat, terdapat dua jenis pigmen yang berupa kristal sempit dan globula. Kromoplas dalam kebanyakan tumbuhan dapat berdiferensiasi balik menjadi kloroplas (misal pada akar wortel, terutama pada pangkal akar yang tidak tertutup tanah). Pigmen karoten hilang dan tilakoid yang membentuk klorofil dapat berkembang dalam plastida.

Kloromoplas memberi warna pada berbagai bagian alat tumbuhan. Namun, tidak seluruh warna pada tumbuhan disebabkan oleh pigmen dalam plastida, sebab dalam cairan vakuola juga dapat ditemukan sebagai zat warna. Macam-macam warna tersebut adalah sebagai berikut:
a. Karotin : Berwarna kuning, misalnya pada wortel
b. Xantofil : Berwarna kuning pada daun yang tua
c. Fikosantin : Berwarna coklat pada ganggang Phaeophyta
d. Fikosianin : Berwarna biru pada ganggang cyanophyta
e. Fikoeritrin : Berwarna merah pada ganggang Rhodophyta
f. Antosianin : Memberi warna merah sampai kuning pada bunga

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar