Rabu, 18 April 2012

Pengertian PERTUMBUHAN EKONOMI

PENGERTIAN PERTUMBUHAN EKONOMI
Pertumbuhan ekonomi dalam bahasa Inggris diistilahkan dengan economic growth mengandung pengertian proses kenaikan output perkapita dalam jangka panjang atau perubahan tingkat kegitan ekonomi yang terjadi dari tahun ke tahun. Dalam praktik yang menjadi tolak ukurnya ialah Gross National Product (GNP) atau Gross Domestic Product (GDP) atau Product Domestic Bruto. Kedua tolak ukur ini menghitung total output perekonomian.
Adapun letak perbedaannya ialah GNP mengukur output produksi perekonomian nasional yang dimiliki warga negara sendiri baik yang di dalam negeri maupun di luar negeri. Sedangkan GDP mengukur output produksi yang ada di dalam negeri tidak pandang apakah produksi itu dihasilkan oleh orang asing atau bangsa sendiri, yang penting lokasinya di dalam negeri (Domestik), salah satu variabel yang penting diketahui dalam memahami kinerja suatu perekonomian adalah pertumbuhan ekonomi yang biasa dinyatakan dalam persen per tahun.

Dengan demikian jelaslah bahwa pertumbuhan ekonomi adalah:
1. Suatu proses dan bukan suatu gambaran ekonomi sesaat, yaitu melihat bagaimana suatu perekonomian berubah dari waktu ke waktu.
2. Berkaitan dengan output yang berupa peningkatan produksi barang atau jasa.

Pada dasarnya ada tidaknya pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara dapat menggunakan tiga cara pendekatan sebagai berikut :
1. Tingkat penghidupan masyarakat
Maksudnya, adalah peningkatan konsumsi potensial saat sekarang bila dibanding dengan tingkat konsumsi di masa lampau.
2. Sumber-sumber produksi
Sumber produksi yang ada dan dapat dipertahankan serta dimanfaatkan lebih efisien atau bahkan dapat ditemukan sumber-sumber produksi baru.
3. Tingkat pendapatan nasional
Adalah peningkatan pendapatan nasional sekarang bila dibandingkan dengan pendapatan nasional sebelumnya.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI

Faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah:
a. Akumulasi Modal
Yang termasuk dalam akumulasi modal adalah semua investasi baru yang berwujud tanah, peralatan fisik, dan sumber daya manusia. Akumulasi modal akan terjadi jika ada sebagian dari pendapatan sekarang ditabung dan diinvestasikan untuk memperbesar pendapatan di masa mendatang. Pabrik, mesin, peralatan, dan barang-barang baru akan meningkatkan persediaan modal suatu negara sehingga pada gilirannya negara tersebut dapat mencapai tingkat pendapatan yang lebih besar. Investasi-investasi lainnya (infrastruktur sosial dan ekonomi) yaitu jalan raya, listrik, air, sanitasi dan komunikasi kesemuanya akan mempermudah dan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan ekonomi.
Pembangunan fasilitas-fasilitas irigasi akan dapat memperbaiki kualitas lahan pertanian melalui peningkatan produktifitas perhektar, penggunaan pupuk dan pembasmian hama penyakit juga dapat meningkatkan produktifitas tanah. Semua bentuk investasi ini merupakan upaya untuk memperbaiki kualitas sumber daya tanah
b. Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan penduduk dan hal-hal yang berhubungan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja (labour force) secara tradisional dianggap sebagai faktor yang positif dalam merangsang pertumbuhan ekonomi. Artinya semakin banyak angkatan kerja berarti semakin produktif tenaga kerja, sedangkan semakin banyak penduduk akan meningkatkan potensi pasar domestik.
c. Kemajuan Teknologi
Kemajuan teknologi merupakan faktor yang paling penting bagi pertumbuhan ekonomi. Dalam bentuknya yang paling sederhana, kemajuan teknologi disebabkan oleh cara-cara baru dan cara-cara lama yang diperbaiki dalam melakukan pekerjaan tradisonal seperti cara menanam padi, membuat pakaian atau membangun rumah. Ada 3 macam klasifikasi kemajuan teknologi yaitu: netral, hemat tenaga kerja (labour saving) dan hemat modal (capital saving).
d. Peningkatan Ekspor
Ekspor perlu digalakkan, perlu dipacu sehingga bisa meningkat. Peningkatan ekspor mencerminkan peningkatan pendapatan negara, dan pendapatan negara tersebut dapat dipakai sebagai sumber pembiayaan pembangunan.
Berkembangnya pembangunan akan dapat menyerap tenaga kerja yang berarti mengurangi pengangguran, meningkatkan pendapatan yang berarti, mengurangi kemiskinan, yang pada akhirnya akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
e. Pajak
Pajak adalah merupakan sumber penerimaan negara yang utama, yang digunakan untuk membelanjai semua kegiatan pemerintah, misalnya pembangunan proyek-proyek pemerintah. Dengan pembangunan proyek tersebut dimaksudkan dapat meningkatkan produksi barang dan jasa negara sehingga bisa memacu pertumbuhan ekonomi.

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar