Jumat, 04 Mei 2012

Cara menulis Cerpen


Cerita Pendek (Cerpen)
  • Cerita pendek adalah karangan berbentuk kisahan yang bersifat naratif dan imajinatif, hanya berisi satu ide, satu situasi atau kejadian, berpusat pada satu tokoh dominan sehingga terkesan tunggal yang jumlah katanya antara 500 sampai dengan 10.000. Jadi cerpen itu dari sisi lembaran berkisar antara 3 sampai 20 halaman. Dari sisi penokohan hanya satu tokoh yang dominan. Tokoh yang lain hanyalah memperjelas tokoh sentral sehingga semakin memperdominan tokoh sentral.

    Tujuan penulisan cerpen
    Semua kegiatan penulisan didasari tujuan yang ingin disampaikan penulisnya. Untuk karangan berbentuk cerpen, tujuan penulisannya adalah menyalurkan persoalan hidup manusia yang seringkali membebani pikiran baik orang lain ataupun penulisnya sendiri..
    Begitu banyaknya persoalan manusia yang dihadapi dalam hidupnya, maka cerpen akan memberikan peluang sebanyak persoalan yang ada. Persoalan yang dianggap membebani hampir semua manusia dalam kehidupannya seperti: cinta yang selalu melekat pada manusia sepanjang usianya, maut, tragedi, harapan, kekuasaan, loyalitas, tujuan, makna hidup, serta hal-hal yang transendental di dalam kehidupan manusia.

    Cara menulis cerpen:
    Temukan ide dari sejumlah persoalan yang Anda pikirkan. Menemukan ide memang tidak mudah tetapi tidak sesulit yang Anda bayangkan. Anda dapat menemukan ide itu melalui cara berikut:
    1. Tuliskan semua hal, yang Anda alami dan yang menjadi bahan pikiran Anda yang banyak dan berserakan di atas kertas.
    1. Urutkanlah semua yang telah Anda tuliskan tersebut berdasarkan tingkat kepentingan dan Anda tahu pemecahannya. Letakkanlah urutan tertinggi bagi yang paling memenuhi kriteria penting tadi.
    2. Jika itu suatu masalah, pikirkan pula apa solusinya
    3. Tuliskan kata kunci dari butir–butir yang telah Anda pilih di atas untuk dijadikan bahan tulisan
    4. Usahakan kata kunci yang Anda pilih adalah yang menurut Anda memiliki kesan positif
  • Contoh:
    1. Misalnya Anda terkesan pada seseorang disebabkan ketekunannya. Ia hanya ingin menjadi seorang yang mandiri, bekerja keras, dan mampu mengembangkan usaha dengan berbagai masalah yang dihadapi.
    2. Mengisi waktu dengan berbagai aktivitas
    3. Senang menuntut ilmu meskipun untuk itu banyak rintangan yang menghadangnya.
    Dari ketiga pengalaman berkesan itu kita tarik kata kuncinya yaitu:
    1. Hidup mandiri /tidak tergantung pada orang lain
    2. Mencari ilmu sepanjang hidup
    3. Manfaatkan waktu
    Kita coba mencari tokoh siapa yang akan kita jadikan tokoh ini. Misalnya kita beri nama tokoh ini Chairul Azam. Beri karakter sesuai kesan Anda pada ketiga kata kunci tadi misalnya: pekerja keras, cekatan, dan mudah empati. Tentukan tema cerpen yang akan Anda tulis itu apakah remaja, dewasa, anak-anak, atau manula. Tentukan profesi tokoh tersebut, apakah pendidik, pedagang, pegawai, ustad, petani, atau profesi lainnya. Dalam menentukan profesi sebaiknya bidang yang sangat Anda ketahui, karena Anda akan selalu berkisah dengan dunia yang akrab dengan Anda. Demikian pula dengan ketentuan latar
    2. Susunlah ide tersebut dengan meramunya berdasarkan bahan-bahan yang seharusnya telah kita miliki sebagai layaknya sebuah bangunan yaitu:
    · pengalaman
    · imajinasi
    · nilai, dan
    · tokoh
    Ramulah semua yang telah Anda dapatkan pada butir 1 dengan jalinan cerita yang diuraikan dengan kata-kata memikat dengan menempatkan latar yang sesuai dan bertema. Hal tersebut bertujuan agar latar membantu tokoh dalam menjelasgambarkan kepada pembaca.

    Sumber:bse  

    Artikel Terkait:

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar