Kamis, 19 April 2012

Tingkatan manajemen dan Keterampilan manajerial

Fungsi-fungsi manajemen dilaksanakan oleh manajer, baik manajer tingkat atas, tingkat menengah, maupun tingkat bawah. Setiap tingkatan manajemen diuraikan berikut ini.
1. Manajemen Tingkat Atas (Top Management)
Manajemen tingkat atas (top management) disebut juga pucuk pimpinan. Manajemen ini terdiri atas sekelompok kecil eksekutif yang bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen organisasi. Yang termasuk dalam tingkatan ini adalah anggota dewan direksi dan presiden perusahaan.
2. Manajemen Tingkat Menengah (Middle Management)
Manajer tingkat menengah ini membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lainnya, dan kadang-kadang juga karyawan operasional. Mereka yang mengarahkan dan memberi contoh cara-cara kerja bagi para karyawan operasional. Yang termasuk dalam tingkat ini adalah kepala-kepala bagian, kepala divisi, dan kepala seksi. Manajer ini disebut juga manajer departemen.
3. Manajemen Tingkat Pengawas (Supervisor Management)
Sering disebut dengan kepala/pimpinan (leader), mandor (foremen), dan penyelia (supervisor). Termasuk dalam tingkat ini adalah kepala mandor dan mandor. Manajemen itu memimpin dan mengawasi tenaga- tenaga operasional. Mereka mengawasi secara langsung cara kerja para tenaga operasional dan yang mengatur para tenaga operasional.

Masing-masing tingkatan manajemen pun memiliki keterampilan yang berbeda. Keterampilan yang harus dimiliki oleh masing-masing tingkatan manajemen disebut sebagai keterampilan manajerial. Keterampilan manajerial meliputi keterampilan teknik, keterampilan manusiawi, dan keterampilan konseptual. Perhatikan masing-masing berikut ini.
1. Keterampilan Teknik
Manajer memerlukan keterampilan teknik untuk melaksanakan pekerjaan spesifik tertentu yang menjadi tanggung jawabnya. Keterampilan teknik ini merupakan keterampilan untuk menggunakan alat-alat, teknologi, prosedur, dan teknik bidang khusus. Contohnya, seting, layout, dan grafis komputer; desain interior bangunan, layout perusahaan/ produksi, dan seni rias pengantin.
2. Keterampilan Manusiawi
Manajer membutuhkan keterampilan manusiawi untuk bekerja dengan orang lain, berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat, memahami, dan mendorong orang lain untuk berinteraksi dengan orang per orang maupun kelompok. Manajer membutuhkan keterampilan ini untuk melakukan negosiasi, memotivasi orang lain, dan meyakinkan orang.
3. Keterampilan Konseptual
Keterampilan konseptual merupakan keterampilan mental untuk mengoordinasi dan memadukan semua kepentingan dan kegiatan organisasi. Termasuk di dalam keterampilan konseptual ini adalah mendiagnosis dan menganalisis masalah dalam situasi yang berbeda-beda serta mampu mengambil keputusan atas permasalahan yang dihadapi dan memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien.

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar