Rabu, 25 April 2012

Tips menjadi bijaksana

berikut adalah cara kita agar menjadi bijaksana dalam menjalani hidup sehari-hari.
  1. Belajarlah dari pengalaman
  2. Kembangkanlah pikiranmu
  3. Rawatlah tubuhmu
  4. Kenalilah dirimu sendiri dan kamu dapat menjadi apa
  5. Yakinlah akan harga dirimu. Janganlah mengandalkan penerimaan orang lain.
  6. Carilah dan bangunlah hubungan dengan sesama. Bagaimana kamu berhubungan dengan sesama adalah tergantung kepada bagaimana kamu berhubungan dengan dirimu sendiri. Kalau kamu terima dan kamu hargai dirimu sendiri, akan lebih mudah menerima dan menghargai sesamamu. Kenalilah orang-orang lebuh dekat di rumah, di sekolah, di lingkungan dan di komunitas. Bersedialah belajar dari mereka. Mungkin kamu temukan bahwa orang-orang dalam kehidupanmu sehari-hari, orang tuamu, bibi, atau pamanmu, kakek-nenekmu, tetangga sebelah rumahmu, guru, sahabat terbaikmu, pemimpin kelompok muda-mudimu itu penuh hikmat.
  7. Carilah dan bangunlah hubungan dengan dunia. Seluruh alam menghasilkan music bersama-sama, seperti anggota sebuah orchestra. Orang bijak adalah mereka yang mengikuti irama alam, irama cuaca, hewan dan makhluk-makhluk di dunia. Belajarlah berbagi, menyeimbangkan dan hidup bersama alam.
  8. Kembangkanlah intuisimu. Kalau kamu intuitif, kamu dapat menangkap perasaan, kepercayaan, keinginan dan kebutuhan sesamamu.
  9. Gunakanlah akal sehatmu. Seringkali, akal sehat itu hanyalah soal berfikir sebelum bertindak-menarik apa yang sudah kamu ketahui tanpa harus berfikir keras
  10. Buatlah rencana dan ambillah keputusan berdasarkan keadilan dan kebenaran
  11. Bersikaplah fleksibel dan mampu beradaptasi
  12. Bersedialah menunda keinginanmu.
  13. Beranikanlah diri mengambil resiko atau tampak konyol. Agar menjadi bijaksana, kamu membutuhkan keberanian untuk memandang segalanya dari sudut yang berbeda dan menentang ide-ide yang sudah diterima serta cara-cara mengerjakan segalanya yang sudah terbiasa.
  14. Memberi dan menerima. Orang bijak mau menerima bantuan sesamanya dan juga mengulurkan tangan membantu sesamanya sementara mereka sama-sama menaiki tangga kehidupan.


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar