Senin, 09 April 2012

Proses Pelapukan

Pelapukan adalah peristiwa penghancuran massa batuan, baik secara fisika, kimia, maupun secara biologis. Proses pelapukan batuan mem- butuhkan waktu yang sangat lama. Semua proses pelapukan umumnya dipengaruhi oleh cuaca. Batuan yang telah mengalami proses pelapukan akan berubah menjadi tanah. Ada empat macam faktor yang memengaruhi terjadinya pelapukan batuan, yaitu sebagai berikut.

a) Keadaan Struktur Batuan
Struktur batuan adalah sifat fisik dan kimia yang dimiliki oleh batuan. Sifat fisik batuan, seperti warna batuan, sedangkan sifat kimia batuan adalah unsur-unsur kimia yang terkandung dalam batuan tersebut.
Kedua sifat inilah yang menyebabkan perbedaan daya tahan batuan terhadap pelapukan. Batuan yang mudah lapuk contohnya batu lempeng (batuan sedimen) dan batuan yang sukar lapuk contohnya batuan beku.

b) Keadaan Topografi
Topografi muka bumi turut memengaruhi terjadinya proses pelapukan batuan. Batuan yang berada pada lereng yang curam cenderung akan mudah melapuk jika dibandingkan dengan batuan yang berada di tempat yang landai. Pada lereng yang curam, batuan akan dengan sangat mudah terkikis atau akan mudah terlapukkan karena langsung bersentuhan dengan cuaca sekitar. Namun, pada lereng yang landai atau rata, batuan akan terselimuti oleh berbagai endapan sehingga akan memperlambat proses pelapukan dari batuan tersebut.

c) Cuaca dan Iklim
Unsur cuaca dan iklim yang memengaruhi proses pelapukan adalah suhu udara, curah hujan, sinar matahari, atau angin. Pada daerah yang memiliki iklim lembap dan panas, batuan akan cepat mengalami proses pelapukan jika dibandingkan dengan daerah yang memiliki iklim dingin. Pergantian temperatur antara siang yang panas dan malam yang dingin akan semakin mempercepat pelapukan.

d) Keadaan Vegetasi
Vegetasi atau tumbuh-tumbuhan juga akan memengaruhi proses pelapukan. Akar-akar tumbuhan tersebut dapat menembus celah- celah batuan. Jika akar tersebut semakin membesar, ke kuatannya akan semakin besar pula dalam menerobos bebatuan. Selain itu, serasah dedaunan yang gugur juga akan membantu mempercepat proses pelapukan batuan. Serasah batuan tersebut mengandung zat asam arang dan zat humus yang dapat merusak kekuatan batuan.

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar